Jakarta – Pembangunan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi di Bali dievaluasi ulang oleh pemerintah.
Ada pun Tol Gilimanuk-Mengwi merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang digarap menggunakan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).
Namun, Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Rachman Arief Dienaputra mengatakan, proyek ini membutuhkan dukungan konstruksi (dukon) yang besar.
Artinya, selain dibiayai oleh badan usaha sebagai investor, proyek tersebut juga memerlukan suntikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
“Tol Gilimanuk-Mengwi kita evaluasi terus karena itu butuh dukon dari pemerintah,” ujar Rachman Arief di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/02/2025).
Namun, ia belum bisa memastikan apakah proyek tersebut tidak dilanjutkan.
“Kalau saya bilang enggak mungkin siapa tahu berubah ya, sekarang tiba-tiba misal dari pemerintah merasa itu dibutuhkan karena dukungan buat bandara di Bali utara atau pengembangan kawasan di Bali jadi butuh, bisa jadi kan,” paparnya.
Sebagai informasi, Tol Gilimanuk-Mengwi sempat melaksanakan groundbreaking pada Sabtu (10/9/2022) dengan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Tol Jagat Kerthi Bali.
Namun pada akhirnya, BUJT tersebut menyatakan mundur dari proyek dan PSN tersebut belum kembali tersentuh.
Source Artikel: www.kompas.com/properti

