cropped-Desain-tanpa-judul-1.png
Loading ...

MLFF Tak Kunjung Terlaksana, Kementerian PU Fokus Bereskan Tata Kelola

JAKARTA – Inovasi transaksi jalan tol non-tunai nirsentuh tanpa setop atau Multi Lane Free Flow (MLFF) belum juga diimplementasikan.

Penerapan MLFF terus mundur dari jadwal, yang semula ditargetkan bisa diterapkan pada Juni 2023 hingga bisa diuji coba pada Desember 2024 atau awal tahun 2025 di Jalan Tol Bali Mandara.

Menanggapi hal ini, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan pemerintah saat ini tengah fokus membenahi tata kelola MLFF.

“Yang saya harus kerjakan hari ini adalah membereskan governance-nya dulu,” ujar Dody, Jumat (21/02/2025).

Ia juga mengatakan telah melakukan aksi persuasif kepada Pemerintah Hungaria sebagai investor MLFF.

“Sebagai Menteri PU, saya tidak mau proyek ini disia-siakan dan salah. Makanya saya persuasif kepada Pemerintah Hungaria,” tegas Dody.

Dody memperkirakan, tindak lanjut proyek MLFF bisa diambil pada pertengahan tahun 2025 ini.

“Kasih waktu-lah saya mungkin 3-4 bulan setelah (anggaran) dibuka, nanti langkah apa saja yang mesti kita kerjakan,” ucap Dody.

Sebagai informasi, MLFF dirancang sebagai solusi dari masalah antrean kendaraan di gerbang tol (GT) yang mengakibatkan kemacetan dan kerugian.

MLFF menggunakan teknologi Global Navigation Satellite System (GNSS) yang akan mendeteksi pergerakan kendaraan di jalan tol lewat satelit.

Sementara dari sisi pengguna jalan tol, dibutuhkan electronic On Board Unit (e-OBU) atau aplikasi di gawai pintar yang digunakan untuk melakukan pendeteksian terhadap sistem MLFF.

Aplikasi yang digunakan adalah aplikasi cepat tanpa setop (cantas) dan nantinya bisa diunduh di PlayStore maupun AppStore.

Melalui aplikasi ini, pengendara yang memasuki jalan tol akan dideteksi kendaraannya oleh sistem kemudian transaksi terjadi dan saldo elektronik pengguna akan terpotong secara otomatis.

Ada pun yang bertindak sebagai Badan Usaha Pelaksana (BUP) MLFF adalah RITS. RITS merupakan anak perusahan Roatex Ltd. Zrt. yang berasal dari Hungaria.

Pengembangan MLFF menggunakan investasi langsung dari Pemerintah Hungaria sebesar 300 juta dolar Amerika Serikat.

Source Artikel: www.kompas.com

Untuk mengetahui berita lainnya Baca di: www.mediakonstruksi.id/berita/, www.mediakonstruksi.id/info/