cropped-Desain-tanpa-judul-1.png
Loading ...

Rempang Eco-City: Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

Pengembangan Kawasan Terpadu Rempang Eco-City: Membangun Kesejahteraan dan Meningkatkan Ekonomi Lokal

Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), melakukan penyerahan 68 sertifikat hak milik (SHM) atas tanah bagi warga penerima relokasi Proyek Strategis Nasional (PSN) Rempang Eco-City. Penyerahan ini dilakukan secara simbolis di Gedung BIDA Badan Pengusahaan (BP) Batam, Selasa (18/3/2025) sore.

Pemberian SHM bagi warga penerima program relokasi di kawasan Tanjung Banon merupakan bagian dari perencanaan kawasan transmigrasi yang terintegrasi di Batam, Rempang, dan Galang (Barelang). Pemerintah pusat melihat bahwa pengembangan kawasan Rempang Eco-City perlu diselaraskan dengan penyediaan kawasan permukiman bagi penduduk lokal.

AHY menjelaskan bahwa pemberian SHM bagi penerima program relokasi juga diharapkan dapat memberi kepercayaan diri bagi masyarakat terdampak. Hal ini juga menjadi bentuk kepastian hukum dan upaya membangun kepercayaan dalam mendukung pengembangan ekonomi baru di kawasan tersebut.

Pengembangan kawasan transmigrasi terpadu ini juga menjadi komitmen pemerintah untuk menghadirkan kesejahteraan melalui berbagai program strategis. Termasuk pengembangan Rempang Eco-City sebagai kawasan industri dan hunian baru yang terintegrasi.

AHY menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan guna berfokus pada pembangunan industri baru di Batam. Hal ini dapat menciptakan lapangan pekerjaan, mengurangi kemiskinan, serta mengatasi disparitas ekonomi di Kepulauan Riau.

Wilayah Barelang juga memiliki potensi luar biasa untuk dikembangkan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia. Namun, ada tantangan tersendiri karena 96 persen wilayahnya adalah lautan. Oleh karena itu, integrasi antara Batam, Bintan, dan wilayah sekitarnya melalui pembangunan infrastruktur menjadi sangat penting.

Dalam pengembangan Rempang Eco-City, pemerintah juga berkomitmen untuk membangun kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program strategis. Termasuk pengembangan infrastruktur, industri, dan hunian yang terintegrasi.

Pengembangan kawasan terpadu Rempang Eco-City ini diharapkan dapat menjadi contoh sukses dalam membangun kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan ekonomi lokal. Dengan keterlibatan masyarakat dan komitmen pemerintah, pengembangan kawasan ini dapat menjadi katalisator untuk membangun Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.

Penulis: Tim Media Konstruksi

Untuk mengetahui berita lainnya Baca di: www.mediakonstruksi.id/berita/, www.mediakonstruksi.id/info/