cropped-Desain-tanpa-judul-1.png
Loading ...

Tarif Tol Binjai-Langsa Seksi 3 Resmi Diberlakukan, Perjalanan Binjai–Pangkalan Brandan Kini Lebih Nyaman

Medan – PT Hutama Karya (Persero), selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), secara resmi memberlakukan tarif untuk Jalan Tol Binjai–Langsa Seksi 3 (ruas Tanjung Pura–Pangkalan Brandan) mulai Sabtu, 19 April 2025, pukul 07.00 WIB. Pemberlakuan tarif ini menjadi langkah lanjutan dalam optimalisasi pemanfaatan ruas tol Binjai–Langsa, yang sebelumnya telah dibuka secara bertahap.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, menjelaskan bahwa ruas Seksi 3 merupakan bagian penting dari keseluruhan Jalan Tol Binjai–Langsa, khususnya pada ruas Binjai–Tanjung Pura yang sudah lebih dahulu dikenai tarif. Ia menegaskan bahwa penerapan tarif ini telah melalui berbagai tahap uji coba dan peninjauan kelayakan.

“Ruas tol ini kini telah siap untuk dimanfaatkan secara penuh oleh masyarakat. Total akumulasi tarif Golongan I dari Binjai menuju Pangkalan Brandan dan sebaliknya adalah sebesar Rp81.000,” ujar Adjib dalam siaran pers pada Kamis, 17 April 2025.

Pentingnya Tol Binjai–Langsa Seksi 3

Jalan Tol Binjai–Langsa merupakan bagian dari jaringan Tol Trans Sumatra yang dirancang untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, mempercepat distribusi logistik, dan memangkas waktu tempuh antarkota. Dengan dibukanya seksi Tanjung Pura–Pangkalan Brandan, tol ini kini semakin fungsional dalam melayani arus lalu lintas kendaraan pribadi maupun kendaraan logistik dari dan menuju kawasan pantai timur Sumatra Utara dan Aceh.

Penerapan tarif pada ruas ini diharapkan tidak hanya menjadi sumber pendanaan berkelanjutan bagi pengelolaan tol, tetapi juga mendorong masyarakat untuk lebih memilih jalur tol yang bebas hambatan, efisien, dan aman.

Rincian Tarif Tol Berdasarkan Golongan Kendaraan

Pemberlakuan tarif ini didasarkan pada Surat Keputusan (SK) Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), yang menetapkan besaran tarif tol berdasarkan golongan kendaraan. Berikut adalah rincian tarif tol dari arah Pangkalan Brandan ke berbagai titik di sepanjang ruas tol:

  • Pangkalan Brandan–Tanjung Pura

    • Golongan I: Rp26.500

    • Golongan II & III: Rp40.000

    • Golongan IV & V: Rp53.500

  • Pangkalan Brandan–Stabat

    • Golongan I: Rp64.500

    • Golongan II & III: Rp96.500

    • Golongan IV & V: Rp129.000

  • Pangkalan Brandan–Binjai

    • Golongan I: Rp81.000

    • Golongan II & III: Rp122.000

    • Golongan IV & V: Rp162.500

Adjib mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk mempersiapkan perjalanan dengan memastikan saldo uang elektronik mencukupi. Hal ini penting agar pengguna jalan dapat melintas tanpa hambatan di setiap gerbang tol dan menghindari antrean akibat saldo tidak mencukupi.

Dukungan Terhadap Mobilitas dan Ekonomi Kawasan

Pembukaan ruas ini dan pemberlakuan tarifnya memiliki efek domino yang positif terhadap mobilitas warga dan perekonomian kawasan. Wilayah-wilayah seperti Langkat, Stabat, dan sekitarnya kini memiliki akses lebih cepat ke pusat kota Medan dan ke berbagai kawasan industri serta pelabuhan.

Dengan memangkas waktu tempuh dan menurunkan biaya operasional kendaraan, tol ini secara langsung meningkatkan efisiensi logistik serta menunjang kegiatan perdagangan antardaerah. Selain itu, sektor pariwisata lokal pun diharapkan turut terdorong dengan kemudahan akses ke berbagai destinasi unggulan di kawasan timur Sumatra.

Kesiapan Infrastruktur dan Pelayanan

PT Hutama Karya memastikan bahwa seluruh fasilitas penunjang telah tersedia dan siap digunakan, termasuk area istirahat, sistem transaksi non-tunai, serta sistem pemantauan lalu lintas berbasis teknologi. Pengguna jalan juga akan dibantu oleh layanan call center dan petugas patroli yang siaga 24 jam untuk memastikan keamanan dan kenyamanan selama melintas.

“Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jalan tol, baik dari sisi keamanan, kenyamanan, maupun kelengkapan fasilitas pendukung,” ujar Adjib.

Hutama Karya juga menjelaskan bahwa proses perawatan dan pengawasan jalan tol akan terus dilakukan untuk menjamin standar pelayanan minimal (SPM) tetap terpenuhi sesuai regulasi yang berlaku.

Langkah Strategis Menuju Akses Trans Sumatra yang Terintegrasi

Tol Binjai–Langsa merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Trans Sumatra yang menghubungkan Lampung hingga Banda Aceh. Dengan setiap seksi baru yang dioperasikan dan diberlakukan tarifnya, proyek ini makin mendekati tujuannya untuk menghadirkan konektivitas yang kuat dari ujung ke ujung Pulau Sumatra.

Seiring dengan kemajuan pembangunan ruas-ruas lainnya di Tol Trans Sumatra, seperti Sigli–Banda Aceh, Kisaran–Indrapura, dan Rantauprapat–Kuala Tanjung, maka konektivitas antarwilayah akan semakin baik, mendukung pemerataan pembangunan, dan mempercepat pertumbuhan ekonomi kawasan.

Penutup

Dengan diberlakukannya tarif untuk Jalan Tol Binjai–Langsa Seksi 3, PT Hutama Karya menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung mobilitas nasional dan pembangunan infrastruktur berkualitas di Sumatra. Masyarakat kini dapat menikmati manfaat langsung dari infrastruktur modern ini dengan tetap memperhatikan aturan dan kesiapan saat berkendara.

Sebagai bagian dari sistem jalan tol nasional yang lebih luas, ruas ini diharapkan menjadi penggerak transformasi ekonomi regional, memperkuat integrasi kawasan, dan mendukung pencapaian visi besar Indonesia Emas 2045.

Penulis: Tim Media Konstruksi

Untuk mengetahui berita lainnya Baca di: www.mediakonstruksi.id/berita/, www.mediakonstruksi.id/info/