cropped-Desain-tanpa-judul-1.png
Loading ...

Pembangunan Tol Jambi–Palembang Dipercepat, Dukung Ekonomi dan Konektivitas Sumatera

Jambi – Pemerintah terus berkomitmen untuk memperkuat konektivitas antarwilayah melalui pembangunan infrastruktur strategis. Salah satu proyek penting yang kini sedang dipercepat adalah konstruksi Ruas Jalan Tol Jambi–Palembang, bagian dari jaringan besar Tol Trans Sumatera yang diharapkan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi wilayah tengah Sumatera.

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), bekerja sama dengan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), tengah mendorong percepatan penyelesaian proyek ini. Kehadiran jalan tol ini diyakini akan meningkatkan mobilitas masyarakat dan kelancaran distribusi barang, serta memberikan dampak ekonomi positif bagi Provinsi Jambi dan sekitarnya.

Proyek Strategis Nasional

Kepala BPJT Kementerian PU, Wilan Oktavian, menegaskan bahwa Tol Jambi–Palembang merupakan bagian penting dari proyek strategis nasional (PSN) yang penugasannya diberikan kepada PT Hutama Karya. Dalam kunjungannya bersama Komisi V DPR RI ke lokasi proyek, Wilan menyatakan bahwa pembangunan jalan tol ini bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan bagian dari rencana besar untuk mendukung agenda nasional di sektor ketahanan pangan dan energi.

“Ruas tol Jambi–Palembang dipandang sebagai kunci untuk meningkatkan konektivitas dan perekonomian Provinsi Jambi. Ini juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo dalam hal swasembada pangan dan ketahanan energi,” kata Wilan di Gerbang Tol Muaro Sebapo, Kabupaten Muaro Jambi, Senin (14/04/2025).

Akses Logistik dan Ekonomi Daerah

Gubernur Jambi, Al Haris, mengungkapkan harapannya agar proyek jalan tol ini segera rampung. Menurutnya, posisi Jambi yang strategis di tengah Pulau Sumatera membuatnya berperan penting dalam jalur distribusi barang antara wilayah utara dan selatan.

“Jalan tol ini adalah urat nadi ekonomi Jambi. Kami sangat berharap pembangunan Tol Palembang–Jambi bisa dipercepat. Dampaknya sangat besar bagi kelancaran logistik dan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Gubernur Al Haris.

Ia menambahkan, keberadaan jalan tol akan mempersingkat waktu tempuh dan menurunkan biaya logistik, sehingga komoditas pertanian dan perkebunan dari Jambi bisa lebih kompetitif di pasar nasional maupun internasional.

Kendala dan Solusi Pembangunan

Meskipun proyek berjalan, Gubernur Al Haris mengakui adanya sejumlah kendala teknis dan logistik di lapangan. Salah satunya adalah kepadatan lalu lintas logistik dari wilayah Riau ke Jambi, terutama dari daerah Rengat, yang merupakan salah satu sentra produksi kelapa sawit terbesar.

Untuk itu, Pemprov Jambi mengusulkan pembangunan Jembatan Batanghari 3 sebagai solusi atas kepadatan arus barang dan orang. Jembatan ini diharapkan bisa menjadi akses tambahan yang mendukung tol Jambi–Rengat dan memperlancar pergerakan logistik dari Riau.

“Jembatan Batanghari yang ada sekarang sudah tidak mampu menampung volume lalu lintas yang tinggi. Kami sangat membutuhkan Jembatan Batanghari 3 untuk memperlancar akses dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat,” jelas Al Haris.

Dukungan Komisi V DPR RI

Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Roberth Rouw, menyambut baik usulan dan masukan dari Pemerintah Provinsi Jambi. Ia menegaskan bahwa koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting agar pembangunan infrastruktur dapat tepat sasaran dan memberikan solusi konkret atas permasalahan di lapangan.

“Meskipun rencana awal proyek tol mencakup wilayah Merlung, kami memahami urgensi di titik-titik yang saat ini paling membutuhkan intervensi. Prioritas pada area yang krusial akan mempercepat penyelesaian dan menghindari pembengkakan biaya,” kata Roberth.

Ia juga menegaskan bahwa pendekatan pembangunan harus adaptif dan fleksibel, dengan mengedepankan kebutuhan riil masyarakat. Langkah ini dinilai akan mempercepat pencapaian target pembangunan tanpa mengorbankan efisiensi anggaran.

Harapan dan Dampak Jangka Panjang

Dengan percepatan pembangunan Tol Jambi–Palembang, masyarakat dan pelaku usaha diharapkan bisa segera merasakan manfaat langsung dari infrastruktur ini. Tidak hanya mengurangi waktu tempuh antarwilayah, tetapi juga mendorong terbukanya pusat-pusat ekonomi baru, peningkatan investasi, hingga pertumbuhan sektor pariwisata.

Jalan tol ini juga akan memperkuat integrasi antara Provinsi Jambi dan Sumatera Selatan, menciptakan jalur transportasi yang lebih handal, aman, dan efisien. Hal ini menjadi bagian dari transformasi besar yang sedang dijalankan pemerintah dalam membangun Sumatera sebagai poros baru pertumbuhan ekonomi nasional.

Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan pihak swasta, penyelesaian Tol Jambi–Palembang kini semakin dekat dengan kenyataan. Semua pihak berharap, infrastruktur ini bisa menjadi katalisator kemajuan Jambi dan mendorong pemerataan pembangunan di Sumatera secara keseluruhan.

Penulis: Tim Media Konstruksi

Untuk mengetahui berita lainnya Baca di: www.mediakonstruksi.id/berita/, www.mediakonstruksi.id/info/