cropped-Desain-tanpa-judul-1.png
Loading ...

Bupati OKU Selatan Tinjau Progres Bendungan Tiga Dihaji dan Lokasi Kebakaran di Desa Kemu

Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Abusama, S.H., melaksanakan kunjungan kerja penting ke dua lokasi berbeda pada Rabu (23/04). Kunjungan pertama dilakukan di Desa Sukabumi, Kecamatan Tiga Dihaji, untuk meninjau langsung progres pembangunan Bendungan Tiga Dihaji, yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN). Selanjutnya, Bupati bergerak menuju Desa Kemu, Kecamatan Pulau Beringin, untuk melihat langsung dampak kebakaran yang terjadi pada malam Sabtu (19/04) dan menyerahkan bantuan kepada warga terdampak.

Bendungan Tiga Dihaji: Harapan Baru untuk Masyarakat OKU Selatan

Pembangunan Bendungan Tiga Dihaji menjadi salah satu proyek prioritas nasional yang dipusatkan di wilayah OKU Selatan. Bendungan ini dirancang untuk memberikan manfaat besar bagi masyarakat, tidak hanya dari sisi irigasi dan air baku, tetapi juga untuk pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dan pengembangan potensi wisata di sekitar kawasan.

Dalam kunjungannya ke lokasi proyek, Bupati Abusama didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi daerah, antara lain Kapolres OKU Selatan, Wakil Ketua I DPRD, Asisten II Setda OKU Selatan, serta sejumlah kepala dinas terkait. Kehadiran mereka menegaskan pentingnya sinergi antar-lembaga dalam memastikan kelancaran proyek yang menyangkut hajat hidup orang banyak ini.

Bupati menekankan bahwa proyek ini harus diselesaikan tepat waktu dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat. Ia juga meminta kepada seluruh kontraktor dan pelaksana proyek untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme, agar bendungan ini bisa segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat OKU Selatan.

“Bendungan ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi tentang masa depan pertanian, ketersediaan air bersih, listrik, dan kesejahteraan warga. Maka dari itu, penyelesaiannya harus kita kawal bersama,” tegas Bupati Abusama.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah siap mendukung kelancaran pembangunan, termasuk dalam hal penyelesaian masalah sosial, pembebasan lahan, maupun percepatan administrasi.

Tinjau Lokasi Kebakaran di Desa Kemu

Setelah meninjau proyek strategis di Tiga Dihaji, Bupati melanjutkan agenda kerjanya ke Desa Kemu, Kecamatan Pulau Beringin, lokasi terjadinya kebakaran yang menghanguskan satu rumah dan merusak dua rumah lainnya. Insiden yang terjadi pada Sabtu malam (19/04) itu menyebabkan kerugian yang ditaksir mencapai Rp320 juta.

Dalam kunjungannya, Bupati tidak hanya meninjau langsung kondisi rumah yang terdampak, tetapi juga memberikan bantuan langsung kepada korban. Bantuan tersebut berupa kebutuhan pokok, bantuan tunai, serta dukungan psikologis yang diberikan melalui kerja sama antara pemerintah daerah dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Baznas, dan Palang Merah Indonesia (PMI) OKU Selatan.

“Kami turut berduka dan prihatin atas musibah ini. Mudah-mudahan para korban diberi kekuatan, dan bantuan ini bisa sedikit meringankan beban mereka,” ujar Bupati dalam sambutannya kepada warga.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama yang bersumber dari instalasi listrik dan penggunaan kompor gas di rumah-rumah.

“Kejadian seperti ini harus menjadi pelajaran bagi kita semua. Mari pastikan instalasi listrik di rumah aman dan jangan meninggalkan kompor dalam keadaan menyala,” tambahnya.

Kunjungan Bupati ke Desa Kemu menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah daerah terhadap warganya yang tertimpa musibah. Langkah cepat dan sigap ini diharapkan dapat memberikan semangat baru bagi warga yang tengah mengalami kesulitan.

Komitmen Pemerintah Daerah untuk Rakyat

Dua kunjungan penting yang dilakukan dalam satu hari ini menunjukkan komitmen Pemkab OKU Selatan dalam mendekatkan diri kepada masyarakat dan memastikan setiap program pembangunan berjalan sesuai harapan.

Di satu sisi, pembangunan Bendungan Tiga Dihaji merupakan simbol kemajuan dan masa depan OKU Selatan dalam meningkatkan kemandirian energi dan kesejahteraan petani. Di sisi lain, respon cepat terhadap bencana kebakaran di Desa Kemu mencerminkan perhatian terhadap aspek kemanusiaan dan kebutuhan dasar masyarakat.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten OKU Selatan akan terus mengawal proyek-proyek strategis, sekaligus tetap hadir di tengah masyarakat untuk merespons berbagai tantangan sosial yang muncul.

Bupati Abusama menyampaikan bahwa pembangunan tidak hanya bisa diukur dari banyaknya infrastruktur yang berdiri, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dirasakan oleh masyarakat. Dengan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, DPRD, serta masyarakat, ia optimistis OKU Selatan akan semakin maju dan sejahtera.

Penulis: Tim Media Konstruksi

Untuk mengetahui berita lainnya Baca di: www.mediakonstruksi.id/berita/, www.mediakonstruksi.id/info/