Pembangunan infrastruktur terus digenjot oleh pemerintah dalam rangka memperkuat konektivitas antarwilayah, khususnya di luar Pulau Jawa. Salah satu proyek strategis yang kini menjadi sorotan adalah pembangunan Jalan Tol Betung–Jambi Seksi IV oleh PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI). Proyek ini menjadi bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang digagas untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumatra.
Jalan Tol Betung–Jambi Seksi IV akan membentang sepanjang 18,5 kilometer, menghubungkan Kelurahan Tempino dan Kelurahan Pijoan. Dengan kehadiran jalan tol ini, waktu tempuh dari Tempino ke Pijoan yang semula membutuhkan waktu sekitar satu jam, akan berkurang menjadi hanya 30 menit. Penghematan waktu ini tentu menjadi harapan besar bagi masyarakat dan pelaku ekonomi yang selama ini bergantung pada jalur darat sebagai sarana utama transportasi logistik maupun penumpang.
Menurut Direktur Operasi III HKI, Aditya Novendra Jaya, hingga akhir Maret 2025, progres pembangunan Jalan Tol Betung–Jambi Seksi IV telah mencapai 80%. Ini merupakan capaian signifikan yang menunjukkan komitmen HKI dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur nasional.
“Sejumlah pekerjaan utama telah kami selesaikan, termasuk rigid pavement sepanjang 10,59 km serta erection girder di sepuluh titik,” ungkap Aditya dalam keterangannya, Senin (28/4/2025). Ia menambahkan bahwa pembangunan masih terus dilanjutkan secara bertahap dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan dan kualitas konstruksi.
Selain membangun jalur utama (mainroad), HKI juga memperhatikan kenyamanan para pengguna jalan tol. Fasilitas pendukung seperti rest area saat ini tengah dibangun. Rest area tersebut akan dilengkapi dengan masjid dan foodcourt, menciptakan ruang istirahat yang layak, aman, dan nyaman bagi para pengemudi serta penumpang.
Yang menarik, dalam pengerjaan proyek ini, HKI juga memanfaatkan berbagai teknologi canggih untuk mendukung efisiensi dan akurasi pembangunan. Salah satu teknologi yang digunakan adalah terrestrial laser scanner, yaitu alat pemindai laser yang mampu memetakan objek fisik secara tiga dimensi. Teknologi ini sangat bermanfaat dalam pembuatan model 3D struktur beton dan pengukuran volume dengan tingkat presisi yang tinggi.
“Teknologi ini memungkinkan dokumentasi proyek dilakukan secara detail dan akurat, sangat membantu kami dalam mengontrol kualitas dan volume pekerjaan,” jelas Aditya.
Tak hanya itu, HKI juga mengimplementasikan metode fotogrametri untuk mendokumentasikan progres pembangunan, khususnya dalam pekerjaan timbunan tanah. Dengan fotogrametri, data topografi bisa dikumpulkan secara lebih cepat dan mencakup area yang lebih luas. Hal ini tentu saja meningkatkan efektivitas tim lapangan dalam melakukan evaluasi dan perencanaan lanjutan.
Tol Betung–Jambi Seksi IV nantinya akan terhubung langsung dengan Seksi III yang sudah lebih dulu beroperasi. Konektivitas antar seksi tol ini sangat penting dalam menciptakan jaringan jalan bebas hambatan yang utuh dan berkelanjutan di wilayah Sumatra Selatan dan Jambi. Diharapkan, keberadaan jalan tol ini dapat memicu pertumbuhan ekonomi kawasan, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta memangkas biaya logistik secara signifikan.
Aditya juga menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan dari masyarakat dan pemerintah daerah yang telah mempermudah proses konstruksi. Ia berharap proses pembangunan tol dapat terus berjalan lancar hingga selesai dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.
“Kami mohon doa dan dukungan dari semua pihak agar pembangunan ini dapat berjalan tanpa hambatan berarti. Tol ini akan menjadi bagian penting dalam transformasi infrastruktur Indonesia, khususnya di luar Jawa,” tuturnya.
Selain proyek Tol Betung–Jambi Seksi IV, HKI saat ini masih menangani berbagai proyek strategis lainnya di koridor Jalan Tol Trans Sumatera, antara lain Tol Lingkar Pekanbaru, Simpang Palembang–Indralaya, Palembang–Betung Seksi III, serta beberapa seksi lanjutan dari Betung–Jambi seperti Seksi IA, IB, 2A, dan 2B.
Untuk proyek non-JTTS, HKI juga terlibat dalam pembangunan Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi Paket II serta Jalan Tol Cikampek Selatan Paket 2A, menunjukkan peran penting perusahaan ini dalam pemerataan pembangunan infrastruktur nasional di berbagai wilayah.
Dengan pencapaian dan komitmen yang ditunjukkan oleh HKI, Jalan Tol Betung–Jambi Seksi IV diharapkan bisa selesai sesuai jadwal dan segera beroperasi pada tahun 2025. Kehadiran tol ini tak hanya mempercepat mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kawasan, membuka peluang investasi baru, dan meningkatkan daya saing wilayah di tingkat nasional maupun internasional.
Penulis: Tim Media Konstruksi
Untuk mengetahui berita lainnya Baca di: www.mediakonstruksi.id/berita/, www.mediakonstruksi.id/info/

