cropped-Desain-tanpa-judul-1.png
Loading ...

Langkah Baru Menuju Pembangunan Jalan yang Inklusif dan Berkelanjutan

Manado – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (HPJI) Provinsi Sulawesi Utara sukses menggelar Rapat Umum Daerah (RUD) ke-V di Kantor Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara. Acara yang berlangsung dengan penuh semangat profesionalisme ini menjadi tonggak penting dalam konsolidasi organisasi dan arah baru pembangunan infrastruktur jalan di wilayah tersebut.

RUD ke-V DPD HPJI Sulawesi Utara dibuka secara resmi oleh Ketua Umum HPJI, Dr. Ir. Hedy Rahadian, M.Sc. Turut hadir pula tokoh-tokoh penting dalam organisasi ini, di antaranya Sekretaris Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) HPJI, Ir. Heddy Rohandy Agah, M.Eng., serta Kepala BPJN Sulawesi Utara, Handiyana, ST, MT, M.Sc. Hadir pula sejumlah anggota dan pengurus HPJI dari berbagai daerah yang menunjukkan antusiasme tinggi terhadap arah masa depan organisasi ini.

Salah satu agenda utama dalam forum strategis ini adalah pemilihan Ketua DPD HPJI Sulut periode 2025–2029. Pemilihan dilakukan secara demokratis melalui mekanisme sidang pleno yang berlangsung lancar dan terbuka. Hasilnya, seluruh peserta secara aklamasi menetapkan Handiyana sebagai Ketua DPD HPJI Sulawesi Utara yang baru.

Terpilihnya Handiyana sebagai Ketua DPD HPJI Sulut dianggap sebagai keputusan yang strategis. Sosok Handiyana dikenal luas sebagai birokrat yang mumpuni dengan latar belakang teknis yang kuat serta pengalaman panjang di bidang pembangunan jalan dan infrastruktur. Saat ini, ia juga menjabat sebagai Kepala BPJN Sulut, posisi yang memberikan perspektif luas terhadap tantangan dan potensi pembangunan infrastruktur di kawasan ini.

Dalam sambutannya, Handiyana menyampaikan rasa terima kasih dan komitmennya untuk mengemban amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Ia menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat peran HPJI sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun jalan yang berkualitas, ramah lingkungan, dan berdampak positif bagi masyarakat.

“Amanah ini saya terima dengan penuh rasa tanggung jawab. Ke depan, kita akan memperkuat peran HPJI sebagai mitra strategis dalam pembangunan jalan yang berkualitas, berwawasan lingkungan, dan berorientasi pada kemajuan daerah,” ujar Handiyana.

Lebih dari sekadar memilih ketua baru, RUD ke-V ini menjadi momentum penting dalam penguatan posisi HPJI sebagai organisasi profesi yang tidak hanya berfokus pada aspek teknis semata, melainkan juga sebagai kekuatan kolektif yang mampu menciptakan solusi konkret bagi tantangan pembangunan nasional. Forum ini menjadi wadah strategis untuk membahas berbagai isu profesional yang berkaitan dengan pengembangan jalan, khususnya di Provinsi Sulawesi Utara yang tengah berkembang pesat.

Isu-isu yang dibahas dalam RUD ini meliputi penguatan kapasitas teknis SDM sektor jalan, perlunya adopsi teknologi baru dalam pembangunan infrastruktur, serta pentingnya pendekatan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan tantangan yang dihadapi Sulawesi Utara, baik dalam aspek geografis maupun sosial-ekonomi.

Dalam konteks ini, Handiyana dinilai sebagai figur yang tepat untuk memimpin DPD HPJI Sulut ke depan. Kombinasi antara kapasitas teknis, pengalaman birokrasi, serta semangat kolaboratif yang ia miliki menjadi modal penting dalam mewujudkan visi organisasi yang lebih progresif.

Dengan kepemimpinan baru ini, diharapkan HPJI Sulawesi Utara mampu menjadi garda terdepan dalam mewujudkan konektivitas yang lebih baik serta mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang berkeadilan dan berdaya saing tinggi.

HPJI sebagai organisasi profesi dituntut untuk terus adaptif terhadap perkembangan zaman. Tantangan global seperti perubahan iklim, digitalisasi, serta tekanan terhadap efisiensi anggaran membuat peran organisasi ini semakin penting sebagai mitra strategis yang mampu memberi rekomendasi berbasis keilmuan dan praktik terbaik.

RUD ke-V ini juga memperlihatkan bagaimana DPD HPJI Sulut terus bertransformasi untuk menjawab tantangan tersebut. Salah satu arah strategis ke depan adalah memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, dunia usaha, hingga perguruan tinggi, dalam rangka memperkuat ekosistem pembangunan jalan yang terintegrasi dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Ke depan, HPJI Sulawesi Utara di bawah kepemimpinan Handiyana juga akan menitikberatkan pada peningkatan kapasitas anggota melalui pelatihan, seminar, dan forum ilmiah lainnya. Hal ini dianggap penting untuk menjamin bahwa setiap profesional di sektor jalan memiliki kompetensi yang relevan dan mutakhir dalam menghadapi tantangan infrastruktur yang semakin kompleks.

Dengan semangat sinergi yang semakin kuat, Handiyana bersama tim pengurus baru DPD HPJI Sulut diharapkan mampu membawa organisasi ini melangkah lebih jauh. Menjadi pelopor inovasi, pelindung kepentingan profesi, serta agen perubahan dalam pembangunan jalan yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan di Sulawesi Utara.

Penegasan arah baru ini juga sekaligus menunjukkan bahwa HPJI bukan hanya sekadar forum teknis, tetapi merupakan wadah perjuangan kolektif yang bertujuan untuk menciptakan infrastruktur jalan yang tidak hanya tangguh secara fisik, namun juga memiliki nilai sosial, ekonomi, dan lingkungan yang tinggi.

Dengan demikian, RUD ke-V DPD HPJI Sulut bukan hanya menjadi peristiwa penting secara organisatoris, tetapi juga simbol semangat baru dalam membangun infrastruktur jalan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

Penulis: Tim Media Konstruksi

Untuk mengetahui berita lainnya Baca di: www.mediakonstruksi.id/berita/, www.mediakonstruksi.id/info/