PT Nusantara Infrastructure Tbk (META), melalui anak usahanya PT Makassar Metro Network (MMN), mengumumkan rencana penyesuaian tarif untuk ruas Jalan Tol Makassar atau Ujung Pandang Seksi 1-3. Penyesuaian tarif ini dijadwalkan akan mulai diberlakukan pada kuartal IV tahun 2025, seiring dengan proses pemenuhan persyaratan regulasi dan persetujuan dari pemerintah.
Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya META untuk menjaga kesinambungan pelayanan, pengelolaan infrastruktur, serta peningkatan kualitas layanan jalan tol yang dikelola oleh perusahaan. Hal ini disampaikan oleh Head of Corporate Communication Nusantara Infrastructure, Indah D.P. Pertiwi, dalam keterangan resminya, Selasa (20/5).
“Penyesuaian tarif ini adalah langkah reguler yang sudah diatur oleh pemerintah, dilakukan setiap dua tahun sekali dengan mempertimbangkan banyak aspek, termasuk pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM),” ujar Indah.
Penyesuaian Sesuai Regulasi Pemerintah
Regulasi mengenai penyesuaian tarif jalan tol diatur oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Pemerintah menetapkan bahwa penyesuaian tarif dapat dilakukan setiap dua tahun sekali, dengan catatan pengelola jalan tol memenuhi seluruh aspek pelayanan minimal seperti kondisi jalan, waktu tempuh, dan fasilitas pengguna.
Indah menyebutkan bahwa saat ini proses penyesuaian tarif masih dalam tahap pemenuhan SPM. Setelah tahapan ini selesai, pihak MMN akan mengajukan surat permohonan resmi kepada Menteri PUPR untuk memperoleh persetujuan tarif baru.
“Kami berkomitmen memenuhi seluruh indikator layanan terlebih dahulu sebelum tarif disesuaikan,” tambahnya.
Dampak Positif bagi Kinerja Keuangan
Jika rencana penyesuaian tarif berjalan sesuai jadwal, META memproyeksikan dampak positif terhadap kinerja keuangan entitas anaknya, khususnya MMN. Penyesuaian tarif ini diharapkan bisa memberikan tambahan pendapatan rata-rata sebesar 4 persen per bulan.
Lebih jauh, Indah mengungkapkan bahwa pada tahun 2025, MMN menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 6,27 persen secara keseluruhan. Angka ini disumbang dari peningkatan volume lalu lintas sebesar 5,45 persen serta kontribusi dari kenaikan tarif sebesar 0,82 persen year on year (YoY).
“Meski dampaknya tidak besar secara langsung, penyesuaian tarif memberikan kontribusi stabil terhadap pendapatan jangka panjang, seiring dengan peningkatan volume kendaraan,” kata Indah.
Ruas Tol Vital di Kota Makassar
Ruas tol yang dikelola MMN mencakup seksi 1 dan 2 sepanjang 6,6 kilometer, serta seksi 3 sepanjang 4,3 kilometer. Jalan tol ini menjadi salah satu infrastruktur penting di Kota Makassar yang menghubungkan berbagai kawasan industri, pelabuhan, dan pusat kota. Fungsinya sangat vital dalam mempercepat mobilitas orang dan barang, serta mengurangi kemacetan di jalur utama Makassar.
Tidak hanya itu, MMN juga mengelola PT Makassar Airport Network, entitas usaha yang mendukung konektivitas dengan kawasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, memperkuat peran jalan tol sebagai simpul logistik regional di wilayah Indonesia Timur.
Portofolio Bisnis Jalan Tol META
PT Nusantara Infrastructure Tbk, melalui entitas asosiasinya PT Margautama Nusantara (MUN), merupakan salah satu pelaku utama dalam industri jalan tol nasional. MUN menaungi beberapa perusahaan operator jalan tol strategis di Indonesia, di antaranya:
-
PT Makassar Metro Network (MMN)
-
PT Bintaro Serpong Damai
-
PT Jakarta Lingkar Baratsatu
-
PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek
-
PT Jasamarga Transjawa Tol
Dengan jaringan pengelolaan yang tersebar di beberapa wilayah Indonesia, META memiliki strategi diversifikasi pendapatan yang cukup solid. Penyesuaian tarif seperti yang akan dilakukan MMN diharapkan menjadi contoh bahwa optimalisasi pendapatan dari aset infrastruktur masih sangat memungkinkan, terutama jika dikombinasikan dengan peningkatan kualitas layanan dan volume lalu lintas.
Tantangan dan Harapan ke Depan
Meskipun penyesuaian tarif merupakan hal yang wajar dalam bisnis jalan tol, META menyadari bahwa hal ini perlu disosialisasikan dengan baik kepada masyarakat dan pengguna jalan. Komunikasi terbuka mengenai alasan, manfaat, serta dampak penyesuaian tarif menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan publik.
Perusahaan juga terus berupaya meningkatkan pelayanan pengguna tol, seperti pemeliharaan rutin, peningkatan sistem transaksi non-tunai, serta penyediaan fasilitas istirahat yang nyaman dan aman.
Dalam jangka panjang, META berkomitmen untuk terus berinvestasi dalam pengembangan jalan tol yang berkelanjutan dan berorientasi pada kebutuhan pengguna. Keberhasilan proyek penyesuaian tarif di Makassar akan menjadi landasan penting bagi strategi serupa di ruas-ruas lainnya yang berada dalam portofolio MUN.
Penulis: Tim Media Konstruksi
Untuk mengetahui berita lainnya Baca di: www.mediakonstruksi.id/berita/, www.mediakonstruksi.id/info/

