cropped-Desain-tanpa-judul-1.png
Loading ...

20 Tips Mengurangi Dampak Polusi Udara Bagi Bangunan di Dekat TPA

Memiliki bangunan atau kawasan di dekat tempat pembuangan sampah akhir (TPA) memang menimbulkan tantangan tersendiri terkait bau yang dapat terbawa oleh hembusan angin. Berikut adalah 20 cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi atau menghindari dampak polusi udara bau di lingkungan tersebut:

  1. Vegetasi Penyaring Udara

Menanam tanaman penyaring udara seperti pohon bambu, cemara, atau pohon-pohon berdaun lebat di sekitar area rumah dapat menyerap bau dan memperlambat aliran angin.

  1. Dinding Penghalang

Membangun dinding penghalang atau pagar tinggi di sekitar rumah atau properti dapat menghalangi aliran angin yang membawa bau dari TPA.

  1. Sistem Ventilasi Mekanis

Memasang ventilasi mekanis dengan filter karbon aktif atau HEPA di rumah untuk menyaring bau dari udara yang masuk.

  1. Exhaust Fan dengan Filter Udara

Memasang exhaust fan yang dilengkapi dengan filter karbon aktif atau HEPA untuk menyaring bau sebelum udara masuk ke dalam rumah.

  1. Tirai Udara

Menggunakan tirai udara di pintu atau jendela yang dapat menghalangi udara berbau masuk ke dalam ruangan.

  1. Penutup Jendela dan Pintu

Tutup jendela dan pintu yang menghadap ke arah TPA saat angin bertiup dari arah tersebut untuk mengurangi masuknya bau.

  1. Penanaman Pohon Penghalang Angin

Membuat barisan pohon atau tanaman yang berfungsi sebagai penghalang angin di area sekitar rumah.

  1. Penggunaan Pengharum Ruangan

Menggunakan pengharum ruangan alami seperti lilin aroma terapi, minyak esensial, atau penyegar udara untuk menetralkan bau di dalam ruangan.

  1. Penyerap Bau

Menggunakan penyerap bau alami seperti baking soda, arang aktif (activated charcoal), atau penyerap bau kimia di area yang rentan terkena bau.

  1. Kolam atau Air Mancur

Membangun kolam atau air mancur di sekitar rumah untuk menambah kelembapan udara yang dapat mengurangi partikel bau yang terbawa angin.

  1. Tanaman Aromatik

Menanam tanaman aromatik seperti lavender, rosemary, atau melati di sekitar rumah untuk mengimbangi bau tidak sedap dengan wangi alami.

  1. Menggunakan Pintu dan Jendela Ganda

Pintu dan jendela ganda (double-glazed windows) memberikan isolasi yang lebih baik dari udara luar, sehingga mengurangi kemungkinan masuknya bau.

  1. Sistem Pengelolaan Sampah yang Lebih Baik

Berkoordinasi dengan pengelola TPA untuk meningkatkan cara pengelolaan sampah, seperti memastikan sampah tertutup atau ditangani dengan cara yang lebih ramah lingkungan.

  1. Isolasi Rumah yang Baik

Memastikan rumah memiliki isolasi yang baik untuk mengurangi celah-celah di mana udara berbau bisa masuk.

  1. Mengatur Arah Ventilasi Alami

Menempatkan ventilasi atau jendela pada sisi rumah yang tidak terkena langsung hembusan angin dari arah TPA.

  1. Pengaturan Waktu Pembukaan Jendela

Membuka jendela hanya saat arah angin tidak membawa bau dari TPA, misalnya pada pagi atau malam hari.

  1. Penutupan Sampah yang Rutin di TPA

Memastikan pengelola TPA menutupi sampah dengan tanah atau material lainnya secara teratur untuk mengurangi bau yang menyebar ke lingkungan sekitar.

  1. Menggunakan Masker Udara

Jika diperlukan, menggunakan masker dengan filter karbon aktif untuk melindungi diri dari bau yang menyengat saat berada di luar ruangan.

  1. Membangun Green Roof (Atap Hijau)

Menggunakan atap hijau yang ditanami tanaman dapat membantu menyerap bau yang terbawa angin dan menambah oksigen di udara sekitar rumah.

  1. Menggunakan Ionizer atau Purifier Udara

Alat penjernih udara (air purifier) atau ionizer di dalam rumah dapat membantu menyaring bau dari udara yang masuk, terutama jika dilengkapi dengan filter karbon atau teknologi UV.

Kombinasi dari langkah-langkah ini akan membantu mengurangi dampak polusi bau di rumah yang dekat dengan tempat pembuangan sampah akhir, serta menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan sehat. Demikian beberapa tips untuk mengurangi dampak polusi udara bau untuk bangunan atau rumah di lingkungan sekitar TPA, semoga bermanfaat.

Penulis: Irwan Sumadiyo