cropped-Desain-tanpa-judul-1.png
Loading ...

GOR 17 Desember Turide Disiapkan Jadi Venue PON 2028, Renovasi Dimulai Tahun Depan

Pemerintah terus mematangkan persiapan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Salah satu langkah yang dilakukan adalah menyiapkan Gelanggang Olahraga (GOR) 17 Desember Turide di Kota Mataram agar memenuhi standar sebagai venue pertandingan sekaligus mampu mendukung penyelenggaraan ajang olahraga berskala nasional.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kunjungan kerja Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama Komisi V DPR RI ke GOR 17 Desember Turide. Peninjauan lapangan dilakukan untuk melihat kondisi fasilitas yang ada sekaligus mengidentifikasi kebutuhan renovasi agar arena olahraga tersebut siap digunakan saat PON XXII berlangsung pada 2028.

Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, mengatakan bahwa bangunan GOR yang telah berdiri sejak dekade 1980-an memerlukan pembaruan infrastruktur agar sesuai dengan standar penyelenggaraan kompetisi olahraga modern. Menurutnya, waktu persiapan yang tersisa membuat opsi renovasi menjadi solusi paling realistis dibandingkan membangun stadion baru dari awal.

Ia menjelaskan, lintasan atletik menjadi salah satu fasilitas yang harus diprioritaskan karena GOR 17 Desember Turide diproyeksikan menjadi lokasi pertandingan cabang olahraga atletik. Selain itu, area tribun penonton dan sejumlah fasilitas pendukung lainnya juga akan diperbaiki sehingga lebih nyaman bagi atlet, ofisial, maupun masyarakat yang hadir menyaksikan pertandingan.

Lasarus menilai pembangunan stadion baru dengan kapasitas puluhan ribu penonton membutuhkan waktu yang jauh lebih panjang. Karena itu, renovasi menjadi langkah strategis agar seluruh kebutuhan penyelenggaraan PON dapat dipenuhi tepat waktu. Setelah pesta olahraga nasional selesai, pemerintah dapat melanjutkan revitalisasi kawasan secara menyeluruh.

Sementara itu, Staf Ahli Menteri Pekerjaan Umum Bidang Hubungan Antar Lembaga, Triono Junoasmono, menyampaikan bahwa proses penanganan GOR akan dilaksanakan secara bertahap melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis. Tahap awal difokuskan pada renovasi fasilitas utama yang menjadi syarat penyelenggaraan PON XXII Tahun 2028.

Menurut Triono, penyusunan desain diharapkan dapat dirampungkan pada tahun ini sehingga pekerjaan fisik dapat dimulai pada 2027. Setelah PON berakhir, pemerintah akan melanjutkan revitalisasi kawasan agar GOR 17 Desember Turide berkembang menjadi kompleks olahraga modern yang mampu mendukung pembinaan atlet sekaligus menjadi lokasi penyelenggaraan berbagai event nasional maupun internasional.

Saat ini, kebutuhan anggaran revitalisasi masih dalam tahap perhitungan oleh tim teknis. Estimasi sementara menunjukkan nilai investasi yang dibutuhkan mencapai sekitar Rp700 miliar. Besaran anggaran tersebut akan dibahas lebih lanjut bersama kementerian dan lembaga terkait serta Pemerintah Provinsi NTB untuk memastikan proses perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan proyek berjalan sesuai ketentuan. Dengan peningkatan fasilitas tersebut, GOR 17 Desember Turide diharapkan menjadi salah satu ikon olahraga baru di Indonesia sekaligus memperkuat kesiapan NTB sebagai tuan rumah PON XXII Tahun 2028.

 

Penulis: Tim Media Konstruksi

Untuk mengetahui berita lainnya Baca di: www.mediakonstruksi.id/berita/www.mediakonstruksi.id/info/