cropped-Desain-tanpa-judul-1.png
Loading ...

Jasa Marga Percepat Transformasi Rest Area dan Digitalisasi Tol, Layanan Pengguna Makin Modern dan Nyaman

PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus memperkuat transformasi layanan jalan tol melalui pengembangan rest area modern dan pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan. Berbagai inovasi tersebut dipaparkan kepada Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, saat meninjau Travoy Rest KM 88A dan KM 88B di Jalan Tol Cikampek–Purwakarta–Padalarang (Cipularang), Jawa Barat, serta Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) di Jatiasih, Bekasi.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Purwantono, menjelaskan bahwa transformasi layanan merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi masyarakat. Salah satu fokus utama dilakukan melalui pengembangan Travoy Rest dengan konsep destination hub area, sehingga rest area tidak lagi sekadar menjadi tempat beristirahat, tetapi juga menghadirkan fasilitas yang lebih lengkap dan nyaman.

Di Travoy Rest KM 88A, Jasa Marga melakukan berbagai pembaruan fasilitas, antara lain peremajaan dan penambahan toilet, perluasan ruang terbuka hijau, peningkatan kapasitas parkir, serta penyediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Penataan kawasan juga dilakukan dengan mengoptimalkan alur kendaraan agar mobilitas pengguna jalan menjadi lebih lancar. Rest area tersebut diproyeksikan menjadi model pengembangan bagi rest area lainnya di jaringan jalan tol Jasa Marga.

Sementara itu, Travoy Rest KM 88B mengusung konsep pemberdayaan ekonomi lokal melalui kehadiran berbagai produk unggulan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Selain mendukung pelaku usaha daerah, kawasan ini juga menerapkan sistem pengelolaan sampah terpadu sebagai bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam operasional perusahaan.

Transformasi tidak hanya dilakukan pada fasilitas fisik, tetapi juga pada sistem pengelolaan lalu lintas. Melalui Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC), perusahaan memantau operasional jaringan jalan tol selama 24 jam secara real-time. Sistem ini didukung lebih dari 3.500 kamera pengawas (CCTV), Traffic Counting System, Variable Message Sign (VMS), Speed Camera, Weigh in Motion (WIM), radar lalu lintas, teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), serta analisis big data.

Teknologi tersebut memungkinkan pemantauan sekitar 3,5 juta kendaraan setiap hari sekaligus mempercepat respons terhadap kondisi darurat, pengaturan lalu lintas, dan penyampaian informasi perjalanan kepada pengguna jalan.

Dony Oskaria menilai transformasi yang dijalankan Jasa Marga sejalan dengan arahan pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi dan penguatan fasilitas infrastruktur. Menurutnya, informasi lalu lintas yang akurat serta rest area yang aman dan nyaman menjadi bagian penting dalam memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi masyarakat.

Melalui inovasi layanan, digitalisasi operasional, serta penerapan prinsip keberlanjutan, Jasa Marga menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan jalan tol yang semakin aman, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna. Langkah ini sekaligus mendukung pengembangan infrastruktur nasional yang modern, berdaya saing, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat maupun perekonomian Indonesia.

 

Penulis: Tim Media Konstruksi

Untuk mengetahui berita lainnya Baca di: www.mediakonstruksi.id/berita/www.mediakonstruksi.id/info/