Halo, Sobat INACOLD! Setelah sebelumnya mengenal sejarah INACOLD sebagai organisasi yang mewadahi para profesional di bidang bendungan besar di Indonesia, kali ini kita akan menyelami lebih dalam siapa saja tokoh-tokoh penting di balik organisasi ini. Mereka adalah individu-individu luar biasa yang bekerja penuh semangat dan dedikasi demi kemajuan pengelolaan sumber daya air Indonesia, khususnya dalam hal pembangunan dan pemeliharaan bendungan.
Saat ini, pucuk kepemimpinan INACOLD dipegang oleh Dr. Adenan Rasyid, S.T., M.T. sebagai Ketua Umum. Beliau dikenal sebagai sosok inspiratif yang tidak hanya memiliki kapasitas keilmuan dan pengalaman yang mumpuni, tetapi juga kepemimpinan yang visioner. Di bawah arahannya, INACOLD berkembang menjadi organisasi yang semakin solid dan aktif menjawab tantangan zaman, termasuk perubahan iklim dan kebutuhan energi berkelanjutan.
Tentu saja, Dr. Adenan tidak bekerja sendiri. Dalam menjalankan roda organisasi, beliau didampingi oleh enam Ketua Bidang yang masing-masing memiliki tugas dan fokus strategis. Mereka inilah yang membentuk “tulang punggung” manajemen harian INACOLD.
1. Dr. Ir. John Paulus Pantouw, M.S.
Sebagai Ketua Bidang I: Pengembangan Organisasi, beliau berperan penting dalam memastikan INACOLD tetap relevan dan adaptif terhadap dinamika profesional maupun teknologi terbaru. Bidang ini bertugas memperkuat kapasitas internal organisasi serta memperluas keanggotaannya.
2. Dr. Ir. Aries Feizal Firman, M.Sc.
Memimpin Bidang II: Hubungan Internasional, beliau berperan membangun jejaring global, menjalin kerja sama dengan organisasi internasional seperti ICOLD (International Commission on Large Dams), serta memperluas pengaruh Indonesia dalam forum-forum internasional yang membahas bendungan dan sumber daya air.
3. Dr. Gatut Bayuadji, S.Si., M.T.
Sebagai Ketua Bidang III: Komisi-Komisi, beliau mengoordinasikan berbagai komisi teknis dalam INACOLD. Komisi-komisi ini mencakup banyak aspek penting seperti desain bendungan, keamanan bendungan, pengelolaan lingkungan, hingga inovasi teknologi. Nantikan pembahasan lebih lengkap mengenai komisi-komisi ini dalam artikel selanjutnya ya!
4. Wahyu Hadi Prasetyo, S.T.
Menjabat Ketua Bidang IV: Hubungan Antar Lembaga, beliau menjadi penghubung strategis antara INACOLD dan berbagai instansi pemerintahan, BUMN, swasta, serta lembaga pendidikan tinggi. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci pengelolaan bendungan yang efektif dan efisien.
5. Dr. Raymond Valiant Ruritan, S.T., M.T.
Sebagai Ketua Bidang V: Pelatihan dan Diseminasi, beliau memiliki peran penting dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan, seminar, dan publikasi ilmiah. Transfer ilmu menjadi salah satu kunci utama keberlanjutan profesi ini.
6. Anton Mardiyono, S.T., M.Tech.
Menjabat Ketua Bidang VI: Pertemuan Ilmiah, beliau bertanggung jawab menyelenggarakan forum ilmiah seperti seminar, workshop, hingga konferensi tahunan seperti KNI-BB (Konferensi Nasional Indonesia untuk Bendungan Besar) yang menjadi tempat bertukar gagasan dan inovasi terbaru di bidang bendungan.
Tim Sekretariat dan Bendahara: Motor Administrasi Organisasi
Tak kalah penting adalah keberadaan tim sekretariat dan bendahara yang memastikan segala administrasi, laporan, dan keuangan organisasi berjalan lancar dan tertib. Mereka adalah para “pahlawan” di balik layar yang menjamin keberlangsungan setiap kegiatan INACOLD.
-
Sekretaris Umum: Duki Malindo, S.T., M.C.M.
-
Sekretaris I: Anissa Mayangsari, S.T., MPSDA.
-
Sekretaris II: Dr. Evie Anggraheni, S.T., M.T.
-
Bendahara Umum: Ir. Sugarjito
-
Bendahara I: Merlany Legitasari, S.T., M.T.
-
Bendahara II: Agung Fajarwanto, S.T., M.T.
Tim ini memiliki peran vital dalam menyusun laporan keuangan yang transparan, mengelola sumber daya organisasi, serta mendukung jalannya program kerja dengan baik.
Menuju Masa Depan Pengelolaan Bendungan yang Profesional dan Berkelanjutan
Kepengurusan INACOLD saat ini merupakan cerminan dari profesionalisme dan semangat kolaboratif yang tinggi. Setiap orang di dalamnya memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga kualitas bendungan dan sistem irigasi nasional, serta berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur air yang tangguh menghadapi perubahan iklim.
Melalui sinergi antara bidang-bidang tersebut, INACOLD terus bertransformasi menjadi organisasi yang adaptif dan inovatif. Mereka tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya para ahli, tetapi juga wadah pembelajaran, berbagi, dan kerja sama lintas generasi dan sektor.
Dengan semangat gotong royong, transparansi, dan profesionalisme, INACOLD siap menyongsong masa depan Indonesia yang lebih baik dalam pengelolaan sumber daya air. Mari kita dukung dan apresiasi kerja keras para sosok luar biasa ini yang telah mendedikasikan waktu dan pengetahuan mereka demi kemajuan bangsa.
Dan jangan lupa, Sobat INACOLD, tunggu update selanjutnya karena kami akan mengupas lebih dalam mengenai komisi-komisi yang bernaung di bawah Bidang III. Sampai jumpa di artikel berikutnya!
Penulis: Tim Media Konstruksi
Untuk mengetahui berita lainnya Baca di: www.mediakonstruksi.id/berita/, www.mediakonstruksi.id/info/

