cropped-Desain-tanpa-judul-1.png
Loading ...

Menteri Pekerjaan Umum Tinjau Kesiapan Operasional Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulonprogo

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo melakukan tinjauan kesiapan operasional jalur fungsional pada Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulonprogo ruas Prambanan-Taman Martani dari STA 30+875 – 37+650 sepanjang 6,77 km, Sabtu (22/3/2025). Tinjauan ini bertujuan untuk memonitor perkembangan konstruksi, kesiapan infrastruktur pendukung, serta kelayakan jalur fungsional dalam mendukung kelancaran arus lalu lintas selama periode arus mudik/balik Lebaran 2025.

Menteri Dody mengatakan bahwa dengan bertambahnya jalur tol fungsional pada ruas Prambanan-Taman Martani diharapkan dapat mengurangi kepadatan kendaraan pada jalan nasional Solo – Yogyakarta yang sering terjadi titik kemacetan saat musim liburan, khususnya di kawasan menuju Yogyakarta. “Dengan adanya jalur fungsional ini, pengguna jalan memiliki alternatif yang lebih cepat dan aman untuk bepergian, terutama menuju kawasan-kawasan wisata di Yogyakarta,” kata Menteri Dody.

Menteri Dody juga berpesan agar perambuan dan penunjuk arah di exit Tol Martani dipasang dengan jelas. Selain itu, petugas juga harus disiagakan untuk standby di posko yang berada di exit sementara Taman Martani untuk membantu kelancaraan arus lalu lintas. “Terus pantau kondisi lalu lintas, khususnya di beberapa bukaan jalan nasional Solo-Jogja berkoordinasi dengan Korlantas. Pastikan juga tidak terjadi genangan atau banjir di exit Prambanan,” kata Menteri Dody.

Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulonprogo telah beroperasi dari Gerbang Tol (GT) Colomadu menuju Kartosuro-Polanharjo-Klaten sepanjang 22,3 km. Terdapat tambahan ruas tol dioperasikan dari STA 22+300-30+875 sepanjang 8,58 km hingga Interchange Prambanan/Manisrenggo. Selanjutnya akan dibuka secara fungsional Prambanan-Taman Martani dari STA 30+875 – 37+650 untuk 1 jalur yakni Jalur B (kanan) yang dikhususkan untuk kendaraan Golongan 1.

Ruas fungsional ini akan dibuka saat terjadi kepadatan pada arah keluar Prambanan dengan jadwal mulai Pukul 06.00 – 18.00 WIB. Untuk menambah kelancaran jalur fungsional, Kementerian PU bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) Jasa Marga Jogja Solo akan menyediakan 6 unit Oblique Approach Booth (OAB) dan 4 unit Mobile Reader (MR) untuk transaksi fungsional pada STA 31+550.

Dengan adanya jalur tol fungsional ini, diharapkan dapat meningkatkan kelancaran arus lalu lintas dan mengurangi kepadatan kendaraan pada jalan nasional Solo – Yogyakarta. Selain itu, juga diharapkan dapat meningkatkan keselamatan dan kenyamanan bagi pengguna jalan.

Penulis: Tim Media Konstruksi

Untuk mengetahui berita lainnya Baca di: www.mediakonstruksi.id/berita/, www.mediakonstruksi.id/info/