Pemerintah Kota Mataram resmi memulai proyek pembangunan tahap I Kantor Baru Wali Kota Mataram yang akan menelan anggaran sebesar Rp56,8 miliar. Proyek ini ditargetkan selesai pada 31 Desember 2025 dengan masa pekerjaan konstruksi selama tujuh bulan, terhitung sejak penandatanganan kontrak pada awal Mei 2025.
Proyek ini merupakan salah satu inisiatif strategis Pemerintah Kota Mataram dalam meningkatkan pelayanan publik melalui pembangunan infrastruktur pemerintahan yang lebih representatif, modern, dan ramah lingkungan. Keberadaan kantor baru ini diharapkan mampu menjadi simbol baru tata kelola pemerintahan yang lebih efisien dan terbuka.
Tender proyek tahap I ini dilaksanakan melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) dan menetapkan PT Dampak Indah Utama (DIU) sebagai pemenang lelang. Menariknya, PT DIU merupakan satu-satunya perusahaan yang mengajukan penawaran dari total 39 perusahaan yang sebelumnya terdaftar dalam proses tender. Dengan harga penawaran sebesar Rp56.884.170.000, perusahaan ini berhasil memenuhi seluruh persyaratan kualifikasi yang ditetapkan panitia lelang.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram, Lale Widiahning, menjelaskan bahwa total pembiayaan proyek berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Mataram tahun 2025, dengan alokasi Rp60 miliar. Rinciannya, sebesar Rp58 miliar akan digunakan untuk pekerjaan fisik konstruksi, sedangkan sisanya Rp2 miliar diperuntukkan bagi kegiatan pengawasan proyek.
“Target pekerjaan selesai akhir tahun ini. Kami harapkan proses berjalan lancar dan vendor-vendor lokal bisa ikut berkontribusi dalam proyek ini,” ujar Lale Widiahning dalam keterangannya.
Groundbreaking Telah Dilakukan Sebelum Pengumuman Resmi Pemenang
Meskipun pemenang tender baru diumumkan pada awal Mei, prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) telah lebih dulu dilakukan oleh Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, pada Kamis, 30 Mei lalu. Groundbreaking ini menandai dimulainya pembangunan fisik proyek dan menunjukkan keseriusan pemerintah kota dalam merealisasikan agenda pembangunan infrastruktur yang telah direncanakan.
Dalam sambutannya saat acara tersebut, Wali Kota Mohan menyatakan harapannya agar pembangunan kantor baru ini dapat menjadi simbol kemajuan Kota Mataram sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
Konsep Modern dan Ramah Lingkungan
Dinas PUPR Kota Mataram menegaskan bahwa pembangunan kantor baru ini akan menggunakan konsep arsitektur modern dengan pendekatan ramah lingkungan. Desain kantor akan mengakomodasi ruang kerja yang efisien, sistem pencahayaan dan ventilasi alami, serta fasilitas aksesibilitas yang sesuai dengan standar inklusivitas.
Tak hanya itu, sebanyak 75 persen material konstruksi yang digunakan dalam proyek ini berasal dari dalam negeri. Langkah ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Mataram dalam mendukung industri lokal dan mengurangi ketergantungan pada produk impor. Hal ini juga sejalan dengan arahan pemerintah pusat untuk memperkuat penggunaan produk dalam negeri dalam proyek-proyek strategis nasional dan daerah.
Dengan melibatkan material dan tenaga kerja lokal, proyek ini juga diharapkan bisa memberikan dampak ekonomi secara langsung kepada masyarakat, khususnya di sektor konstruksi dan jasa penunjang.
Harapan Pemerintah Kota terhadap Kelancaran Proyek
Sebagai proyek besar yang bersifat simbolis dan strategis, Pemerintah Kota Mataram menaruh perhatian khusus pada progres dan pelaksanaan proyek ini. Dinas PUPR telah menyiapkan sistem pengawasan ketat yang akan memastikan pelaksanaan proyek berjalan sesuai dengan rencana, baik dari sisi teknis, jadwal, maupun anggaran.
Selain itu, keterlibatan kontraktor yang telah memenuhi kualifikasi diharapkan dapat mendukung pelaksanaan proyek secara profesional. Dengan tenggat waktu yang cukup ketat, yakni hingga akhir Desember 2025, sinergi antara pemerintah, kontraktor, dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan proyek ini.
Simbol Transformasi Pelayanan Publik
Kehadiran Kantor Wali Kota Mataram yang baru diharapkan bukan hanya menjadi bangunan fisik semata, melainkan juga menjadi simbol transformasi pelayanan publik yang lebih profesional, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Dengan fasilitas modern dan sistem kerja yang terintegrasi, kantor ini akan mendukung kinerja birokrasi yang lebih baik dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah daerah.
Secara keseluruhan, proyek ini merupakan langkah nyata Pemerintah Kota Mataram dalam membangun fondasi pemerintahan yang kuat melalui infrastruktur yang andal dan berkelanjutan. Jika berjalan sesuai dengan rencana, kantor baru ini akan menjadi warisan penting dalam pembangunan kota dan mempertegas komitmen Mataram menuju kota yang lebih maju dan inklusif.
Penulis: Tim Media Konstruksi
Untuk mengetahui berita lainnya Baca di: www.mediakonstruksi.id/berita/, www.mediakonstruksi.id/info/

