Dalam rangka menjaga kualitas layanan dan keselamatan pengguna jalan, pengelola ruas Jalan Tol Jakarta–Tangerang, Jasamarga Metropolitan Tollroad, mengumumkan pelaksanaan pemeliharaan perkerasan jalan pada empat titik strategis. Kegiatan pemeliharaan ini dilaksanakan sepanjang Senin hingga Jumat, 23–27 Juni 2025, sebagai bagian dari upaya peningkatan infrastruktur dan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol.
Menurut Ginanjar Bekti R, Senior Manager Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad, pekerjaan ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan berkendara serta menjaga kelancaran arus lalu lintas di ruas tol yang menjadi salah satu akses utama penghubung Jakarta dan wilayah baratnya, seperti Tangerang, Bitung, dan Karawaci.
“Pekerjaan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus menjaga kualitas jalan tol. Proses pemeliharaan dilakukan secara bertahap di beberapa titik, dengan dua metode, yakni rekonstruksi rigid dan **Scrapping, Filling, dan Overlay (SFO),” ujar Bekti dalam siaran tertulis pada Senin (23/6).
Lokasi dan Jadwal Pekerjaan
Bekti merinci empat lokasi utama yang menjadi sasaran pekerjaan perkerasan jalan dalam periode ini. Berikut adalah lokasi dan jadwal pelaksanaannya:
1. Arah Jakarta
Rekonstruksi rigid dilakukan pada Lajur 1, KM 23+380 hingga KM 23+320. Pekerjaan ini dimulai pada Senin, 23 Juni 2025 pukul 10.00 WIB dan dijadwalkan selesai pada Rabu, 25 Juni 2025 pukul 05.00 WIB. Perbaikan ini dilakukan untuk memperkuat struktur jalan yang mengalami penurunan kualitas akibat lalu lintas padat.
2. Arah Tangerang
Masih dalam skema rekonstruksi rigid, pekerjaan dilaksanakan di Lajur 1 KM 20+880 hingga KM 20+910, dan dilanjutkan di KM 20+930 hingga KM 20+940. Kedua titik ini mulai dikerjakan pada Rabu, 25 Juni 2025 pukul 05.00 WIB dan ditargetkan rampung Jumat, 27 Juni 2025 pukul 05.00 WIB.
3. Arah Lippo Karawaci
Pekerjaan Scrapping, Filling, dan Overlay (SFO) dilakukan pada Lajur 1 akses keluar setelah Gerbang Tol Karawaci 4. Kegiatan ini berlangsung dari Senin, 23 Juni 2025 pukul 10.00 WIB hingga Selasa, 24 Juni 2025 pukul 05.00 WIB. Metode SFO digunakan untuk mengatasi permukaan jalan yang mulai aus namun belum memerlukan rekonstruksi total.
4. Arah Bitung
Perbaikan di wilayah ini dilakukan pada dua titik. Pertama, di Lajur 4 KM 21+600 hingga KM 21+690, yang akan dikerjakan mulai Selasa, 24 Juni 2025 pukul 22.00 WIB hingga Rabu, 25 Juni 2025 pukul 05.00 WIB. Kedua, di Lajur 1 KM 20+930 hingga KM 20+940, dimulai Kamis, 26 Juni 2025 pukul 22.00 WIB dan selesai Jumat, 27 Juni 2025 pukul 05.00 WIB.
Pengaturan Lalu Lintas Selama Pekerjaan
Selama proses pemeliharaan berlangsung, lajur yang menjadi objek pekerjaan tidak dapat dilintasi oleh kendaraan. Namun, lajur lain yang masih tersedia akan difungsikan untuk tetap melayani arus lalu lintas secara normal. Jasa Marga memastikan bahwa pengaturan lalu lintas akan dilakukan dengan tetap memperhatikan keselamatan dan kelancaran pengguna jalan.
“Lajur yang menjadi objek pekerjaan untuk sementara tidak dapat dilintasi selama pekerjaan berlangsung, namun lajur lainnya dapat digunakan sebagai lajur lalu lintas,” jelas Bekti.
Imbauan untuk Pengguna Jalan Tol
Jasa Marga melalui Ginanjar Bekti menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan akibat pekerjaan ini. Untuk itu, para pengguna jalan tol diimbau agar berhati-hati saat melintas, memperhatikan rambu-rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
Selain itu, pengguna juga diingatkan untuk mengatur waktu dan rute perjalanan agar dapat menghindari potensi antrean lalu lintas, serta memastikan kecukupan saldo kartu tol elektronik guna kelancaran transaksi di gerbang tol.
Komitmen Terhadap Pelayanan dan Keselamatan
Pekerjaan pemeliharaan ini merupakan bagian dari komitmen PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) dan Jasamarga Metropolitan Tollroad dalam memberikan pelayanan terbaik. Perawatan berkala seperti ini dilakukan sebagai langkah preventif terhadap kerusakan jalan yang lebih besar, sekaligus memastikan kelayakan fungsi jalan tol sebagai infrastruktur publik yang vital.
Dengan adanya peningkatan kualitas jalan di empat titik ini, diharapkan kenyamanan, keamanan, dan efisiensi perjalanan para pengguna jalan tol semakin optimal, khususnya menjelang masa libur panjang dan mobilitas masyarakat yang kian meningkat.
Melalui kolaborasi antara penyedia jasa dan pengguna jalan, pemeliharaan jalan tol dapat berjalan lancar dan manfaatnya dapat dirasakan bersama.
Penulis: Tim Media Konstruksi
Untuk mengetahui berita lainnya Baca di: www.mediakonstruksi.id/berita/, www.mediakonstruksi.id/info/

