Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan dukungan Kementerian PU untuk menjadikan seluruh stadion di Indonesia berstandar FIFA. Hal ini disampaikan setelah proyek renovasi 16 stadion dan pembangunan satu stadion baru rampung.
“Kami masih review, ada beberapa yang kondisinya, saat kami datang, mungkin belum terlalu cocok sebagai stadion. Jadi, kemudian kami, yang tiga kemarin sudah selesai. Sekarang sisa 1 di (Stadion) Teladan, Medan,” kata Menteri PU.
Kementerian PU juga menerima banyak masukan untuk merenovasi beberapa stadion di Kediri dan Sudiang, Makassar. “Beberapa tempat itu kami review (tinjau, red.) lagi,” kata Dody.
Dody berharap proyek renovasi dan pembangunan stadion baru yang dijalankan Kementerian PU dapat mendukung pembinaan sepak bola di dalam negeri. “Harapan kami ke depan, (stadion-stadion) ini benar-benar bisa mendukung olahraga khususnya sepak bola sehingga talent-talent muda bisa bertumbuh, dan harapan besar Pak Prabowo untuk meraih Indonesia Emas 2045 bisa tercapai,” kata Menteri PU.
Pada periode 2023–2024, Kementerian Pekerjaan Umum telah merenovasi 17 stadion di berbagai daerah Indonesia. Presiden Prabowo Subianto telah meresmikan 17 stadion tersebut secara serentak dari Gelora Delta Sidoarjo.
Daftar 17 Stadion yang Direnovasi:
– Stadion Bumi Sriwijaya di Palembang
– Stadion Indomilk Arena di Kabupaten Tangerang
– Stadion Pakansari di Kabupaten Bogor
– Stadion Wibawa Mukti di Kabupaten Bekasi
– Stadion Patriot Candrabhaga di Kota Bekasi
– Stadion Gelora Bandung Lautan Api di Kota Bandung
– Stadion Maguwoharjo di Kabupaten Sleman
– Stadion Jatidiri di Kota Semarang
– Stadion Gelora Bumi Kartini di Kabupaten Jepara
– Stadion Kanjuruhan di Kabupaten Malang
– Stadion Surajaya di Kabupaten Lamongan
– Stadion Gelora Delta Sidoarjo di Kabupaten Sidoarjo
– Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan di Kabupaten Pamekasan
– Stadion Joko Samudro di Kabupaten Gresik
– Stadion Demang Lehman di Kabupaten Banjar
– Stadion Segiri di Kota Samarinda
– Stadion B.J. Habibie di Kota Parepare
Dalam kesempatan yang sama, Dody memastikan Stadion Kanjuruhan direnovasi sesuai dengan standar dan kualitas FIFA. Walaupun demikian, ada beberapa bagian bangunan yang dijadikan monumen untuk mengenang Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022.
“Untuk mengenang memori itu kami tidak bisa hancur leburkan itu stadion. Jadi, justru (renovasinya) mahal dan waktunya lebih lama, karena kemudian kami memperkuat struktur yang sebetulnya sudah tidak layak. Tetapi, karena ada memori di situ, jadi kewajiban kami menjaga memori tersebut,” sambung Dody.
Dody juga menyebutkan bahwa di Stadion Kanjuruhan, Kementerian PU juga membangun monumen dan museum.
Penulis: Tim Media Konstruksi
Untuk mengetahui berita lainnya Baca di: www.mediakonstruksi.id/berita/, www.mediakonstruksi.id/info/

