cropped-Desain-tanpa-judul-1.png
Loading ...

Pemkot Cilegon Siapkan 81 Kegiatan Prioritas dalam RPJMD 2025–2029

Pemerintah Kota Cilegon menunjukkan komitmennya dalam membangun daerah melalui penyusunan 81 kegiatan prioritas yang akan dijalankan dalam rentang waktu lima tahun ke depan, sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. Program ini menjadi bagian penting dari penjabaran janji politik dan 20 program prioritas Walikota dan Wakil Walikota Cilegon, Robinsar dan Fajar Hadi Prabowo.

Hal ini disampaikan oleh Tengku Herry, Kepala Bidang Perencanaan, Pengelolaan dan Evaluasi Pembangunan Daerah pada Bappeda Litbang Kota Cilegon. Menurutnya, kegiatan prioritas tersebut tidak dibuat secara sembarangan, tetapi mengacu langsung pada visi serta enam misi pembangunan daerah yang telah dirumuskan oleh kepala daerah terpilih.

“81 kegiatan prioritas itu penjabaran dari janji politik dan 20 program prioritas dari Pak Wali dan Pak Wakil,” ujar Tengku saat ditemui di kantornya, Jumat (4/7/2025).

Enam Misi Pembangunan Robinsar–Fajar

Dalam pelaksanaannya, Pemkot Cilegon mengacu pada enam misi utama dari pasangan kepala daerah Robinsar–Fajar, yaitu:

  1. Peningkatan kualitas infrastruktur pendidikan yang inklusif dan merata.

  2. Perluasan lapangan kerja dan peluang usaha melalui pembangunan ekonomi inklusif.

  3. Peningkatan akses layanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau.

  4. Percepatan transformasi digital dalam pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang kolaboratif.

  5. Peningkatan sarana dan prasarana publik, infrastruktur perkotaan, dan pelestarian lingkungan hidup.

  6. Peningkatan kualitas dan cakupan perlindungan sosial masyarakat.

Setiap misi tersebut dijabarkan lebih lanjut dalam bentuk program-program dan kegiatan konkret yang akan dijalankan oleh seluruh perangkat daerah.

Prioritas pada Infrastruktur Pendidikan

Salah satu misi yang menjadi perhatian khusus adalah peningkatan infrastruktur pendidikan. Dalam misi ini, terdapat empat program prioritas pembangunan, salah satunya adalah pembangunan dan perbaikan fasilitas pendidikan.

Tengku Herry menjelaskan bahwa pembangunan tersebut meliputi rehabilitasi ruang kelas, penyediaan fasilitas olahraga, perbaikan toilet, serta peningkatan sarana perpustakaan. Total terdapat 7 kegiatan prioritas yang dirancang untuk mendukung perbaikan fasilitas pendidikan di Kota Cilegon.

“Untuk pembangunan perbaikan fasilitas pendidikan itu ada 7 kegiatan prioritas,” ungkapnya.

Dukungan Pendidikan melalui Beasiswa

Tidak hanya memperbaiki fisik bangunan pendidikan, Pemerintah Kota Cilegon juga menaruh perhatian pada perluasan akses pendidikan melalui pemberian beasiswa Cilegon Juara. Beasiswa ini ditujukan bagi siswa dari jenjang PAUD, SD, hingga SMP, sebagai bagian dari upaya mendorong pendidikan yang lebih merata dan inklusif.

Program ini juga dilengkapi dengan bantuan operasional pendidikan yang ditujukan untuk mendukung kebutuhan sekolah dan peserta didik, termasuk bantuan bagi keluarga kurang mampu.

“Ada juga perluasan dan optimalisasi bantuan operasional dan beasiswa pendidikan,” tambah Tengku.

Fokus pada Infrastruktur Perkotaan dan Lingkungan

Misi lainnya yang menjadi sorotan dalam RPJMD 2025–2029 adalah peningkatan infrastruktur perkotaan dan pelestarian lingkungan hidup. Tengku menyebutkan bahwa misi ini dijabarkan dalam lima program prioritas, di antaranya:

  • Pembangunan infrastruktur utama perkotaan,

  • Penataan wajah kota,

  • Penanganan kawasan kumuh,

  • Reduksi titik banjir,

  • Dan optimalisasi sarana-prasarana publik.

Proyek strategis seperti pembangunan Jalan Lingkar Utara (JLU) serta penanganan banjir menjadi bagian utama dari program ini. Menurut Tengku, program ini tidak hanya mencakup pembangunan fisik, tetapi juga sistem penanganan dengan keterlibatan pasukan biru dan pasukan hitam untuk membersihkan sedimentasi dan menjaga kondisi jalan.

“Kalau terjadi sedimentasi, maka dikeruk. Disiapkan dengan pasukan biru dan pasukan hitam untuk penanganan jalan,” jelasnya.

Komitmen terhadap Tata Kelola Pemerintahan

Dalam RPJMD 2025–2029 ini, Pemkot Cilegon juga menunjukkan perhatian terhadap transformasi digital pelayanan publik. Pemerintah daerah ingin mempercepat tata kelola pemerintahan berbasis teknologi, dengan tujuan menciptakan sistem yang transparan, efisien, dan partisipatif.

Hal ini dilakukan seiring dengan upaya meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan dan pengambilan keputusan, serta menciptakan pemerintahan yang kolaboratif dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Penutup

Langkah Pemerintah Kota Cilegon dalam menyiapkan 81 kegiatan prioritas selama lima tahun mendatang merupakan bentuk keseriusan dalam menjalankan pemerintahan yang berbasis pada perencanaan strategis dan janji politik. Dengan mengacu pada visi dan misi Robinsar–Fajar, program ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan dasar masyarakat, mempercepat pertumbuhan ekonomi, serta mewujudkan kota yang inklusif, maju, dan berkelanjutan.

RPJMD 2025–2029 bukan hanya sekadar dokumen administratif, melainkan panduan konkret menuju pembangunan yang berdampak langsung bagi warga Kota Cilegon. Dengan dukungan dari semua pihak, mulai dari pemerintah, DPRD, hingga masyarakat, maka keberhasilan pelaksanaan 81 kegiatan prioritas ini akan menjadi langkah besar menuju masa depan Cilegon yang lebih baik.

Penulis: Tim Media Konstruksi

Untuk mengetahui berita lainnya Baca di: www.mediakonstruksi.id/berita/, www.mediakonstruksi.id/info/