Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) menegaskan komitmennya dalam memperkuat sinergi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalsel. Salah satu wujud nyata dari komitmen ini terlihat dalam rapat pembahasan rencana pembangunan Markas Komando Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Selatan yang digelar di Banjarmasin pada Jumat, 23 Mei 2025.
Rapat ini dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan penting, termasuk Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Ahmad Bagiawan, yang mewakili Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin. Dalam pertemuan tersebut, Direktur Polairud Polda Kalsel, Kombes Pol. Andi Adnan Syafruddin, secara resmi mengajukan permohonan restu kepada Pemprov Kalsel atas rencana pembangunan markas baru bagi Ditpolairud.
Menurut Kombes Pol. Andi Adnan, pembangunan markas baru ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat pengamanan wilayah perairan di Kalimantan Selatan. Wilayah ini memiliki karakteristik geografis yang luas dan kompleks, sehingga membutuhkan kehadiran infrastruktur keamanan yang memadai dan representatif.
“Pembangunan ini kami pandang sebagai langkah penting untuk meningkatkan efektivitas pengawasan dan pengamanan perairan di Kalimantan Selatan. Namun tentu saja, kami menyadari bahwa realisasi proyek ini memerlukan dukungan administratif dari pemerintah daerah,” ujar Kombes Pol. Andi Adnan dalam rapat tersebut.
Salah satu persyaratan penting yang harus dipenuhi dalam pelaksanaan pembangunan adalah rekomendasi resmi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Pemerintah Kabupaten Banjar, sebagai wilayah lokasi pembangunan. Tanpa rekomendasi ini, proses pembangunan tidak dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya.
Menanggapi hal ini, Ahmad Bagiawan menyampaikan bahwa Pemprov Kalsel secara prinsip mendukung penuh upaya peningkatan infrastruktur yang mendukung keamanan dan pelayanan publik. Ia menekankan bahwa koordinasi lintas instansi akan segera dilakukan untuk mempercepat proses penerbitan rekomendasi yang dibutuhkan.
“Kami akan segera melakukan koordinasi lanjutan dengan seluruh instansi terkait, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten. Hasil dari koordinasi ini nantinya akan kami sampaikan kepada pimpinan sebagai dasar penerbitan rekomendasi resmi,” jelas Ahmad.
Ia juga menyampaikan harapan bahwa pembangunan Mako Ditpolairud ini dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat konkret bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan ketertiban dan keamanan di wilayah perairan yang rawan terhadap berbagai bentuk pelanggaran hukum.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian, pembangunan Markas Ditpolairud diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas pengamanan wilayah perairan, tetapi juga memperkuat pelayanan publik dalam bidang penegakan hukum maritim dan penyelamatan.
Pembangunan ini juga sejalan dengan upaya strategis pemerintah dalam membangun infrastruktur keamanan yang tangguh dan responsif terhadap tantangan di lapangan, terutama di wilayah-wilayah yang memiliki potensi konflik atau kerawanan tinggi.
Dukungan penuh dari Pemprov Kalsel terhadap pembangunan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antar institusi merupakan kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh masyarakat Kalimantan Selatan.
Penulis: Tim Media Konstruksi
Untuk mengetahui berita lainnya Baca di: www.mediakonstruksi.id/berita/, www.mediakonstruksi.id/info/

