cropped-Desain-tanpa-judul-1.png
Loading ...

PT PP Percepat Bendungan Manikin, Dukung Air dan Pertanian NTT

Kupang – Proyek pembangunan Bendungan Manikin di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus menunjukkan perkembangan positif. Dengan progres fisik mencapai 83,143 persen hingga Mei 2025, proyek ini bahkan telah melampaui target yang ditetapkan sebesar 82,687 persen. Pembangunan bendungan strategis ini dikerjakan oleh PT PP (Persero) Tbk atau PTPP melalui skema Kerja Sama Operasional (KSO), di mana PTPP bertindak sebagai pemimpin proyek dengan porsi 72,5 persen.

Proyek Bendungan Manikin merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mewujudkan program nasional yang tertuang dalam Asta Cita, khususnya yang berfokus pada peningkatan ketahanan pangan dan pengelolaan sumber daya air. Proyek yang dimulai sejak 15 Januari 2019 ini ditargetkan selesai pada 15 Desember 2025 dan memiliki nilai kontrak mencapai Rp 933,6 miliar.

Kontribusi Teknologi Modern dalam Proyek Strategis

Dalam pelaksanaan proyek ini, PTPP tidak hanya mengandalkan pengalaman panjangnya di dunia konstruksi, tetapi juga mengedepankan teknologi modern. Salah satu inovasi utama yang digunakan adalah Building Information Modeling (BIM). Teknologi ini memungkinkan perencanaan, pelaksanaan, dan pemantauan proyek dilakukan secara digital dan terintegrasi, sehingga mengurangi risiko kesalahan serta meningkatkan efisiensi waktu dan biaya.

Selain BIM, sistem Enterprise Resource Planning (ERP) juga diterapkan guna mengelola sumber daya proyek secara lebih terstruktur dan efektif. Melalui penggunaan sistem ini, semua proses dari pengadaan, keuangan, hingga pelaporan dapat dikendalikan secara real time, memberikan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahapan pekerjaan.

“Dengan mengedepankan teknologi seperti Building Information Modeling (BIM) dan sistem ERP yang memadai, PTPP siap menjadi mitra strategis dalam pembangunan Indonesia yang lebih maju dan tangguh,” ujar Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, dalam keterangan resmi, Senin (12/5/2025).

Manfaat Jangka Panjang Bendungan Manikin

Bendungan Manikin dirancang untuk memberikan berbagai manfaat strategis bagi masyarakat dan wilayah sekitarnya. Salah satu manfaat utamanya adalah penyediaan air baku sebesar 700 liter per detik, yang sangat vital untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan industri di kawasan Kabupaten Kupang dan sekitarnya.

Selain itu, bendungan ini akan menyuplai air irigasi bagi sekitar 310 hektar lahan pertanian, meningkatkan produktivitas pertanian dan mendukung ketahanan pangan lokal. Ini sangat penting mengingat NTT merupakan wilayah yang rentan terhadap kekeringan dan krisis air bersih, terutama di musim kemarau panjang.

Fungsi lain dari bendungan ini adalah sebagai pengendali banjir. Wilayah Kupang dan sekitarnya kerap mengalami banjir saat musim hujan akibat minimnya infrastruktur pengelolaan air. Dengan adanya Bendungan Manikin, aliran air hujan dapat diatur dan dialirkan secara bertahap, sehingga potensi kerugian akibat banjir dapat diminimalisir.

Keunggulan Teknis dan Potensi Wisata Air

Proyek ini juga dikenal memiliki beberapa inovasi teknis yang menjadikannya berbeda dari proyek bendungan lainnya. Salah satu teknologi unik yang digunakan adalah desain spillway Morning Glory, yaitu saluran pelimpas air berbentuk vertikal menyerupai bunga teratai. Sistem ini memungkinkan air yang berlebih mengalir masuk ke dalam shaft vertikal, kemudian diteruskan ke terowongan yang membawa air kembali ke sungai. Teknologi ini tidak hanya efisien dalam mengatur aliran air, tetapi juga menarik secara visual.

Dalam pekerjaan tunneling, PTPP juga menerapkan sistem paralel antara galian terowongan dan beton lining, yang mempercepat proses konstruksi sekaligus menjaga kualitas hasil pekerjaan.

Lebih dari itu, kawasan bendungan juga memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi kawasan wisata berbasis air. Dengan panorama alam Kupang yang menawan dan dukungan infrastruktur yang memadai, tidak menutup kemungkinan Bendungan Manikin akan menjadi destinasi wisata baru yang menawarkan wisata edukatif dan rekreatif.

Komitmen PTPP dalam Mendukung Pembangunan Nasional

Sebagai salah satu BUMN konstruksi terbesar di Indonesia, PTPP menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur nasional. Proyek Bendungan Manikin merupakan bagian dari kontribusi nyata perusahaan dalam mendorong pembangunan berkelanjutan, khususnya di kawasan timur Indonesia yang selama ini masih membutuhkan banyak penguatan infrastruktur dasar.

PTPP menegaskan bahwa seluruh pekerjaan akan diselesaikan sesuai target waktu yang telah ditetapkan, tanpa mengabaikan aspek keselamatan kerja, kualitas konstruksi, dan kelestarian lingkungan.

“Bendungan Manikin merupakan bagian dari upaya strategis PTPP mendukung ketahanan air dan pangan nasional, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat NTT. Kami optimistis proyek ini akan menjadi salah satu bendungan percontohan di Indonesia,” ujar Joko Raharjo.

Dengan capaian progres yang terus berada di atas target, proyek Bendungan Manikin diprediksi akan selesai tepat waktu pada akhir 2025. Jika rampung, bendungan ini akan menjadi salah satu simbol kemajuan pembangunan di wilayah timur Indonesia, dan menjadi infrastruktur vital untuk mendukung pertanian, pasokan air bersih, dan pengendalian banjir.

Tidak hanya itu, keberhasilan proyek ini juga menunjukkan bahwa sinergi antara teknologi, manajemen modern, dan komitmen profesional mampu menghadirkan solusi konkret terhadap tantangan pembangunan yang kompleks, khususnya di daerah dengan karakter geografis yang menantang seperti NTT.

Penulis: Tim Media Konstruksi

Untuk mengetahui berita lainnya Baca di: www.mediakonstruksi.id/berita/, www.mediakonstruksi.id/info/